
Kursus Esports Surabaya Edubia adalah program coaching privat 1-on-1 untuk meningkatkan skill competitive gaming dari casual hingga level turnamen — Mobile Legends, Valorant, PUBG Mobile, Dota 2, dan game kompetitif lainnya. Rating 4.9/5 dari 92+ ulasan dengan 16+ coach berpengalaman, mantan pemain turnamen dan analyst profesional. Materi mencakup mekanik game, game sense, drafting & strategi, komunikasi tim, mental training, review replay, dan persiapan turnamen. Cocok untuk pemain yang ingin naik rank, persiapan turnamen kampus/kota, atau memulai karir esports. Biaya mulai Rp97.300/sesi dengan garansi ganti coach gratis.
| Program | Kursus Esport Surabaya |
|---|---|
| Lembaga | Edubia |
| Pengajar | Instruktur profesional dengan pengetahuan dan pengalaman mendalam dalam esports, termasuk strategi permainan, teknik bermain, dan membangun tim. |
| Biaya | Mulai dari Rp145.950 per jam |
| Feedback Peserta | 4.9 dari 5 · 260 ulasan |
| Keunggulan | Pendekatan pembelajaran yang menyesuaikan dengan kebutuhan individu dan fokus pada praktik langsung. |
| Jumlah Peserta | Bisa bervariasi antara individu maupun kelompok. |
| Jadwal | Sesuaikan jadwal sesuai preferensi pribadi. |
| Durasi Setiap Sesi | Bervariasi dari 60, 90, hingga 120 menit. |
| Tempat | Dapat dilaksanakan di rumah peserta atau secara online, tergantung preferensi. |
| Metode Pembelajaran | Menggunakan pendekatan praktis dan berbasis proyek untuk memperdalam pemahaman dan keterampilan dalam esports. |
| Wilayah Les | Onsite dan Online di Surabaya |
Seiring berjalannya waktu, e-sport berkembang pesat dan menjadi salah satu industri dengan pertumbuhan tercepat di dunia.
Alasan inilah yang membuat banyak orang berambisi untuk menjadi atlet e-Sports profesional.
Namun, sebagai pemula yang ingin terjun ke dunia e-Sport tidaklah mudah. Karena Itu, Edubia hadir menyediakan program les e-Sport Surabaya dengan berbagai keunggulan dan fasilitas modern.
Bukan rahasia lagi, bahwa Surabaya sekarang ini ibarat jantung kota yang tak pernah tidur hingga menjadi rumah bagi para pecinta e-Sport di Indonesia.
e-Sport bukan hanya sekedar pelampiasan hobi, tapi kegiatan dengan kecanggihan teknologi dengan semangat kompetisi.
Namun, ada banyak alasan mengapa para atlet e-Sport pemula mengalami kegagalan atau berhenti di tengah jalan.
Ya, tidak adanya tempat belajar e-Sport yang memadai. Disisi lain beberapa Universitas sudah mulai memasukan kurikulum e-Sport di fakultas-fakultas mereka.
Adanya pelatihan e-Sport dari Edubia Surabaya memberikan angin segar bagi para gamers pemula yang ingin mengembangkan bakat dan keterampilan mereka di dunia gaming khususnya.
Dengan harapan agar mereka bisa menjadi seorang atlet e-Sport pro player yang berkualitas.
Mengikuti kursus e-Sport bukan hanya sekedar bermain game semata. Ini adalah tentang mengasah keterampilan dan ketangkasan.
Pelatihan e-Sport bersama Edubia memiliki banyak manfaat positif, yaitu untuk meningkatkan konsentrasi, koordinasi tangan-mata, dan kemampuan bekerja dalam tim.
Tak kalah penting, kursus ini juga membuka peluang karir ke depan, untuk menjadi atlet e-Sport pro player yang menjanjikan di industri kreatif dan teknologi.
Jadi, jangan abaikan kesempatan ini! ayo segera bergabung dengan Edubia dan raih karir e-Sport kamu untuk masa depan.

Program kursus esports Edubia mencakup semua aspek bermain game dari dasar hingga mahir:
| Kategori | Materi | Detail |
|---|---|---|
| Mekanik & Fondasi Skill dasar yang wajib dikuasai | Aim & Crosshair Placement (FPS) | Untuk game FPS seperti Valorant dan PUBG Mobile: latihan aim secara sistematis — flick shot, tracking, spray control, dan crosshair placement yang benar. Coach menganalisis sensitivitas mouse/touch pemain dan mengoptimalkannya. Drill menggunakan aim trainer dan custom game. Bukan sekadar latihan random — tapi rutinitas aim yang terstruktur 15-20 menit sebelum ranked. |
| Hero/Agent Mastery | Penguasaan mendalam 3-5 hero/agent utama: skill combo, power spike, matchup knowledge, dan situational build. Di MLBB: kapan pick Esmeralda vs Ling, bagaimana timing ultimate yang optimal. Di Valorant: setup utility Sova/Fade, wall placement Viper, flash timing. Coach membantu memilih hero pool yang sinergis dan cocok dengan playstyle pemain. | |
| Movement & Positioning | Skill yang sering diabaikan tapi sangat menentukan: kapan push, kapan retreat, positioning di teamfight, penggunaan terrain/cover. Di MLBB: rotasi jungler yang efisien, positioning marksman di teamfight. Di Valorant: angle holding, jiggle peek, post-plant positioning. Coach menganalisis replay untuk menunjukkan kesalahan positioning yang sering berulang. | |
| Farming & Resource Management | Efisiensi farming gold/resource: last hitting, jungle pathing, wave management, dan objective priority. Di MLBB: rotasi jungler, gold lane management, turtle/lord timing. Di Dota 2: creep equilibrium, stack-and-pull, power spike timing. Pemain yang farming efisien punya advantage besar meskipun mekaniknya biasa saja. | |
| Strategi & Game IQ Bermain pintar, bukan hanya jago | Drafting & Team Composition | Seni memilih hero/agent yang tepat: counter-picking, flexible drafting, dan team composition yang sinergis. Coach mengajarkan meta terkini, tier list yang up-to-date, dan bagaimana membaca draft lawan. Di level turnamen, 50% kemenangan ditentukan di fase drafting sebelum game dimulai. |
| Macro Play & Map Control | Strategi level tinggi: split push timing, objective control, wave manipulation, dan vision control. Coach mengajarkan cara membaca minimap, prediksi posisi lawan, dan pengambilan keputusan macro yang benar. Banyak pemain punya mekanik bagus tapi stuck di ranked karena macro play buruk — ini pembeda antara Diamond dan Mythic/Immortal. | |
| Replay Analysis & Self-Review | Coach mengajarkan cara menganalisis replay sendiri: identifikasi kesalahan berulang, missed opportunities, dan decision-making pattern. Setiap sesi dimulai dengan review 2-3 replay terakhir pemain. Skill self-review ini paling berharga karena pemain bisa terus improve bahkan setelah coaching selesai. | |
| Komunikasi Tim & Shotcalling | Untuk pemain yang bermain di tim (turnamen kampus, komunitas): cara berkomunikasi efektif di-game, shotcalling yang jelas, dan mengelola ego antar-pemain. Coach mengajarkan callout standard, priority communication (apa yang perlu disampaikan dan kapan), dan bagaimana menjadi in-game leader yang tenang di bawah tekanan. | |
| Mental & Karir Esports Dari gamer casual ke kompetitif | Mental Game & Tilt Control | Aspek yang paling diabaikan tapi paling menentukan: cara mengelola emosi saat kalah beruntun, tilt control, fokus di late game, dan perform under pressure. Coach mengajarkan rutinitas warm-up, kapan harus break, dan mindset growth yang membedakan pemain biasa dari pemain kompetitif. Mental yang stabil = konsistensi performa. |
| Persiapan Turnamen | Program intensif menjelang turnamen: scrim scheduling, team strategi meeting, ban/pick preparation berdasarkan analisis lawan, dan simulasi situasi turnamen. Coach yang pernah di scene kompetitif memberikan insight tentang mental game di atas panggung dan cara mengelola tekanan turnamen. | |
| Content Creation & Streaming | Untuk gamer yang ingin membangun personal brand: dasar-dasar streaming di YouTube Gaming/Twitch, content editing untuk highlight reel, dan strategi membangun audience. Monetisasi gaming bukan hanya lewat turnamen — banyak gamer menghasilkan dari streaming, content creation, dan sponsorship. | |
| Karir di Industri Esports | Overview jalur karir di esports selain menjadi pro player: analyst, coach, caster, manager, event organizer, dan content creator. Coach memberikan roadmap realistis berdasarkan skill dan minat pemain. Industri esports Indonesia sedang booming dan butuh banyak talenta — tidak harus jadi pro player untuk berkarir di esports. |

Berikut ini beberapa benefit dan keunggulan Kursus Esports di Edubia Surabaya:
12+ instruktur bermain game profesional siap mengajar di area latihan terdekat Anda di seluruh Surabaya.
Setiap peserta mendapat program personal sesuai level: pemula total, upgrade ke manual, persiapan rank, atau safety riding.
Jangkauan terluas! Les motor di seluruh Surabaya: Pusat, Timur, Barat, Selatan, Utara, hingga Sidoarjo dan Gresik.
Belajar kapan saja! Les tersedia Senin-Minggu, pagi/sore. Cocok untuk pelajar, pekerja, atau ibu rumah tangga.
Tidak perlu punya motor! Kami menyediakan motor latihan (matic & manual) beserta helm dan perlengkapan safety.
Garansi 100% kepuasan! Tidak cocok dengan instruktur? Gratis ganti instruktur baru tanpa biaya tambahan.

Program kursus esports kami dirancang untuk berbagai kalangan dan kebutuhan:
Gamer yang sudah bermain ratusan match tapi rank-nya tidak naik-naik — stuck di Epic/Legend (MLBB), Gold/Platinum (Valorant), atau rank serupa di game lain. Mereka bermain berjam-jam setiap hari tapi melakukan kesalahan yang sama berulang-ulang tanpa sadar. Coach menganalisis replay mereka, mengidentifikasi kelemahan spesifik, dan menyusun program latihan yang ditargetkan untuk breakthrough ke rank berikutnya.
Tim esports kampus (ITS, UNAIR, UBAYA, UK Petra, PENS) atau komunitas gaming Surabaya yang akan ikut turnamen — dari turnamen antar-fakultas hingga liga regional seperti IESF dan turnamen PBESI. Mereka punya pemain-pemain yang skill individual-nya bagus tapi belum solid sebagai tim: drafting kacau, komunikasi berantakan, dan tidak punya strategi yang terstruktur. Coach membantu membangun team synergy dan persiapan strategis.
Siswa SMA/SMK usia 15-18 tahun yang punya impian menjadi pro player dan ingin jalur yang terstruktur — bukan sekadar bermain berjam-jam tanpa arah. Orang tua semakin terbuka dengan karir esports tapi ingin anak mereka dibimbing secara profesional, bukan asal main. Coach memberikan asesmen realistis tentang potensi, roadmap latihan yang terstruktur, dan panduan jalur karir di esports.
Gamer casual yang main Mobile Legends atau Valorant for fun tapi mulai penasaran dengan scene kompetitif. Mereka ingin naik dari 'pemain biasa' ke 'pemain yang paham game' — tahu meta, bisa drafting, dan bermain dengan strategi. Bukan target jadi pro player, tapi ingin enjoy game di level yang lebih tinggi dan bisa carry teman-teman saat mabar.
Gamer di Surabaya yang ingin membangun karir sebagai content creator atau streamer gaming di YouTube, TikTok, atau Twitch. Mereka perlu coaching di dua area: skill in-game yang menarik ditonton (highlight plays, high-rank gameplay) dan dasar-dasar content creation (streaming setup, editing highlight, membangun audience). Monetisasi gaming bukan hanya lewat turnamen — banyak yang menghasilkan dari konten.
Orang tua di Surabaya yang melihat anak mereka sudah terlanjur hobi gaming dan memilih untuk mengarahkannya secara positif daripada melarang. Dengan kursus esports, anak belajar disiplin latihan, manajemen waktu (gaming vs sekolah), teamwork, dan problem solving — soft skills yang transferable ke kehidupan nyata. Lebih baik anak dibimbing coach profesional daripada main sendiri tanpa arah.

Kenali instruktur bermain game motor Edubia yang akan membimbing Anda:







Dokumentasi suasana belajar esports bersama ustadz/ustadzah Edubia

4 langkah mudah untuk mulai belajar esports bersama Edubia:

Apa kata peserta yang telah belajar esports bersama instruktur Edubia:
Pemain MLBB - Dari Epic ke Mythical Glory
"2 tahun stuck di Epic, main setiap hari tapi nggak naik-naik. Ternyata masalah utama saya bukan mekanik — tapi rotasi dan drafting yang salah. Coach Edubia review replay saya dan langsung tunjukin kesalahan yang saya ulang-ulang tanpa sadar. 6 minggu coaching, sekarang Mythical Glory. Kalau tahu ada coaching kayak gini dari dulu, nggak perlu buang 2 tahun."
Tim Esports UNAIR - Juara Turnamen Kampus
"Tim kami punya pemain yang skill-nya bagus semua tapi selalu kalah di turnamen. Ternyata masalahnya di drafting dan komunikasi. Coach Edubia bantu kami susun strategi tim, latihan shotcalling, dan scrim review. Hasilnya? Juara turnamen antar-kampus se-Jawa Timur! Dari 5 orang yang main sendiri-sendiri jadi tim yang solid."
Pemain Valorant - Gold ke Immortal
"Aim saya sudah lumayan tapi selalu stuck di Gold-Platinum. Coach langsung tunjukin: crosshair placement saya salah, positioning saya terlalu agresif, dan utility usage saya random. Dikasih drill aim 15 menit sebelum ranked + checklist positioning per map. 2 bulan dari Gold ke Immortal. Yang paling valuable: sekarang saya bisa self-review replay sendiri."
Ibu dari Rafi (16 tahun) - Gaming Jadi Terstruktur
"Awalnya saya mau larang Rafi main game, tapi suami bilang lebih baik diarahkan. Daftarin ke Edubia, coach-nya atur jadwal latihan yang balance sama sekolah. Rafi jadi belajar disiplin, time management, dan teamwork. Sekarang dia kapten tim esports di sekolahnya dan juara turnamen. Saya bangga — ternyata gaming bisa positif kalau diarahkan dengan benar."
Content Creator Gaming - Subscriber Naik 3x
"Mau jadi streamer tapi nggak tahu harus mulai dari mana. Coach Edubia ajarin setup streaming, cara bikin highlight reel, dan yang paling penting — naik rank supaya gameplay menarik ditonton. 3 bulan coaching, rank naik dari Gold ke Diamond, subscriber YouTube naik dari 500 ke 1.500. Sekarang sudah mulai dapat sponsor kecil-kecilan."

Instruktur bermain game motor Edubia siap mengajar di seluruh wilayah Surabaya dan sekitarnya:
